Jember, NU Online
Kiai dan tokoh lokal diharap ikut menciptakan kesejukan di tengah memanasnya suhu politik akibat terjadinya saling klaim kemenangan antara dua pasangan calon presiden dan wakil presiden. Sebab jika tokoh lokal ikut-ikutan terpancing untuk larut dalam arus klaim, maka masyarakat pun bisa ikut terpancing.
āKarena itu, perlu digagas pertemuan tokoh lokal yang melibatkan dua kubu guna menjaga kondusifitas yang selama ini terjadi,ā tukas Wakil Ketua Lembaga Nahdlatul Ulama-PBNU, H Badri Hamidi kepada NU Online di sela-sela sebuah acara di Bangsalsari, Jember, Selasa (23/4).
Menurut H Badri,Ā konflik dan suasana panas di tingkat elit politik, tak perlu ditularkan ke daerah, dan daerah tidak usah terpancing untuk ikut-ikutan gegabah menyikapi klaim yang ada. Sebab jika tokoh daerah ikut larut dalam klaim itu, maka sangat berbahaya jika tahu kelak jagoanya ternyata tidak lolos.
āKPUD pasti jadi sasaran, dan ancaman konflik horisontal sangat mungkin terjadi,ā lanjutnya.
Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafiāiyah, Asembagus, Situbondo itu menambahkan, sejatinya masyarakat ātidak peduliā dengan hasil hitung cepat atau klaim kemenangan pihak tertentu. Setelah nyoblos, mereka fokus dengan agenda rutin sehari-hari.
āYang ribut ini ākan para elitnya. Setahu saya, masyarakat di Jember dan tapal kuda, aman-aman saja. Tidak ada apa-apa. Tapi kalau terus diprovokasi dengan narasi-narasi yang tidak benar,Ā tidak ada jaminan mereka tidak terpancing,ā ujarnya sambil mengimbau agar masyarakat percaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam penghitungan suara Pilpres maupun pemilihan calon anggota legislatif. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Pleno PP Fatayat NU Tetapkan Dewi Winarti sebagai Plt Ketua Umum
3
Orang NU Gila Itu Dokter Fahmi D. Saifuddin
4
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
Terkini
Lihat Semua