Vaksinasi untuk Guru Ditargetkan Rampung Juni 2021
NU Online · Kamis, 15 April 2021 | 04:30 WIB
Muhammad Faizin
Kontributor
Jakarta, NU Online
Seiring dengan telah dimulainya kegiatan vaksinasi bagi Pendidik dan Tenaga Pendidik dan diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan sekolah, pemerintah menargetkan kegiatan pembelajaran tatap muka dimulai pada Juni 2021.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksinasi merupakan salah satu strategi penting untuk mengakhiri pandemi Covid-19.
“Dan untuk tenaga publik dan guru adalah salah satu yang harus kita selesaikan hingga akhir Juni. Kita harapkan proses belajar yang dilengkapi dengan vaksinasi dan protokol kesehatan yang baru bisa segera dimulai," katanya dikutip dari laman Kemenkes.
Menkes berharap rencana dimulainya pembelajaran tatap muka ini akan diikuti oleh proses adaptasi yang cepat dari orang tua, wali, guru, dan murid itu sendiri. Sehingga, seluruh proses pembelajaran bisa berlangsung dengan aman dan nyaman.
Kebijakan percepatan vaksinasi bagi guru dan kegiatan pembelajaran tatap muka ini termaktub dalam Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19)
Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjelaskan bahwa vaksinasi bagi Pendidik dan Tenaga Pendidik menjadi prioritas vaksinasi Covid-19. Pemberian vaksin diberikan diseluruh jenjang secara bertahap baik negeri maupun swasta, baik formal maupun non-formal termasuk pendidikan keagamaan.
Adapun pemberian vaksin akan disesuaikan dengan tingkat kesulitan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pada tahap pertama untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Paud, SD dan sederajat, tahap kedua untuk SD, SMP, SMA dan sederajat, dan tahap ketiga untuk perguruan tinggi.
Disamping vaksinasi, sebagai tahap persiapan awal, Kemdikbud juga telah mengeluarkan ketentuan yang harus dipenuhi oleh pemda maupun satuan pendidikan sebelum melakukan pembelajaran tatap muka diantaranya harus dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat serta pembelajaran jarak jauh.
"Protokol kesehatan itu maksimal 50%, jadi mau tidak mau walaupun sudah divaksinasi harus menyediakan opsi pembelajaran yakni opsi tatap muka secara terbatas dan pembelajaran jarak jauh," terangnya, Selasa (30/3).
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, sampai dengan 15 April 2021 pukul 09.00 WIB, vaksinasi untuk petugas publik termasuk di dalamnya guru dan tenaga pendidikan sudah mencapai 6.908.677 orang atau 39,87% di tahap pertama. Sementara di tahap kedua sudah mencapai 3.489.997 orang atau 20,14%. Sementara target vaksinasi yang akan dicapai pemerintah untuk tenaga publik sebesar 17.327.169 orang.
Total sasaran vaksinasi keseluruhan yang ditargetkan pemerintah mencapai 181,5 juta lebih. Sampai saat ini, jumlah penduduk Indonesia yang sudah divaksinasi Covid-19 mencapai kisaran 40,3 juta.
Pewarta: Muhammad Faizin
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua