Pariaman, NU Online
Vaksinasi masih menjadi upaya yang terus didorong oleh pemerintah di dalam mewujudkan kekebalan imunitas di seluruh penjuru tanah air. Selepas mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin bergegas menuju Puskesmas Kurataji, Kecamatan Pariaman Selatan, untuk meninjau proses pelaksanaan vaksinasi.
Â
"Alhamdulillah hari ini saya bisa menyaksikan vaksinasi di Kota Pariaman. Dan saya lihat semua berjalan dengan baik," ucap Wakil Presiden (Wapres) KHÂ Ma'ruf Amin seusai melakukan peninjauan vaksinasi di Puskesmas Kurataji, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (6/4).
Â
Wapres didampingi oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono meninjau proses vaksinasi warga Pariaman yang kali ini diperuntukkan bagi para pedagang dan tokoh masyarakat setempat, seperti Ketua Badan Amil Zakat Nasional Pariaman, Sekretariat Lembaga Adat Minangkabau, dan tokoh Pemuda Pariaman.
"Saya mengharap, termasuk yang lansia, tidak perlu takut dan ragu untuk divaksin," harap Wapres.
Â
Lebih lanjut, Wapres menegaskan agar proses vaksinasi dapat dipercepat agar kekebalan komunitas dapat segera terwujud.
Â
"Saya sekali lagi menekankan supaya vaksinasi ini perlu dipercepat mewujudkan kekebalan komunal, kekebalan dari masyarakat bisa tercapai 70%. Itu semua harus divaksin," tegas Wapres.
Â
Sebagai informasi, jumlah peserta vaksin di Puskesmas Kuraitaji berjumlah 50 orang, sedangkan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pariaman di hari yang sama berjumlah 500 orang yang tersebar di 7 puskesmas dan 3 rumah sakit.
Â
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
4
Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
5
Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
6
Indonesia Peringkat Kedua Kasus DBD Terbesar di Dunia, PDNU Nilai Pencegahan Belum Optimal
Terkini
Lihat Semua