Warga Karawang Ini Wakafkan Tanah Demi Majukan Pendidikan NU
NU Online · Sabtu, 21 September 2019 | 02:30 WIB
Kepada NU Online, H Andi menceritakan asal muasal dirinya mewakafkan tanahnya. Beberapa tahun sebelumnya, ia dan beberapa warga NU mengadakan kunjungan ke Pesantren Cipasung, Tasikmalaya.
Di perjalanan, ia dan sahabatnya membicarakan kemegahan dan kemajuan Pesantren Cipasung dan kondisi pendidikan anak-anak NU di Karawang yang menurut mereka masih harus terus ditingkatkan.
“Saya prihatin belum ada sekolah NU di lingkungan saya. Lalu saya bertekad mewakafkan tanah supaya bisa didirikan sekolah NU demi pendidikan anak-anak NU,” kata pria yang pengusaha jual beli kendaraan ini.
Tindakan H Andi mewakafkan tanah di lokasi tengah kota dan lingkungan yang ramai, membuat orang-orang heran. Lagi pula, meski diwakafkan sekitar tahun lalu sempat tiada kabar kelanjutan pemanfaatan tanah wakaf tersebut. Akibatnya, beberapa pihak memberikan tawaran kepada H Andi agar menjual tanah tersebut.
"Ada yang menawar, ‘Sudahlah Pak Haji, saya beli berapa pun harganya.’ Tapi saya keukeuh ingin tanah itu diwakafkan untuk pendidikan," kisahnya.
H Andi yang kini berusia 60 tahunan, mengaku berasal dari keluarga NU. Orang tuanya adalah warga NU sejak lama. “Saya ingin NU tetap maju,” tegasnya.
Ketua PCNU Karawang Ruhiyat mengatakan, di lokasi wakaf H Andi telah dibangun tiga lokal kelas. Pembangunan lokal kelas tersebut dilakukan pada masa kepengurusan PCNU Karawang sebelumnya yang dinahkodai H Marzuki.
“Rencana tahun ajaran baru (2020-2021) akan buka MTs NU dan SMK NU plus pesantren,” kata Ruhiyat.
Segera Dibangun Masjid
Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj saat menerima simbolisasi penyerahan wakaf tanah tersebut, mengatakan bersyukur ada warga seperti H Andi yang peduli dengan pendidikan NU sehingga mewakafkan tanahnya. Kiai Said juga menunjuk Ketua PBNU H Eman Suryaman untuk segera membangun masjid di lokasi tersebut.
"Nanti akan segera dibangun masjid oleh Ketua PBNU H Eman Suryaman," kata Kiai Said.
H Eman menyampaikan, wakaf tanah H Andi dan permintaan Kiai Said padanya untuk membantu pembangunan masjid, sebagai berkah dari Allah. "Semoga dibukakan pintu rezeki. Pembangunan masjid dan sekolah semoga bukan hanya di Karawang tapi juga daerah lainnya," ujarnya.
Menurutnya wakaf dan pembangunan masjid dan sekolah adalah bagian dari hikdmat kepada NU, kepada dunia pendidikan, dan bagaimana pengembangan Islam Aswaja Annahdliyah dapat membumi di Karawang dan wilayah Indonesia lainnya.
"Kawarang saat ini menjadi sebuah kota baru yang dulu di dalamnya sebagai penghasil atau lumbung padi, sekarang juga lumbung pabrik. Penduduknya ada orang Karawang dan orang dari luar Karawang," tuturnya.
Ia berharap, dengan adanya masjid dan sekolah NU yang dibangun masyarakat nantinya dapat meramaikan dan memanfaatkannya untuk pengembangan keilmuan.
Pewarta: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua