Innalillahi, Kiai Fathonah Ketua PCNU Jaktim Tutup Usia
NU Online · Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:35 WIB
Foto terakhir Ketua PCNU Jakarta Timur KH Fathonah (kiri) bersama istri (kanan) dan putra pertamanya Moh Lily Alfi Syahrin (tengah). (Foto: dok istimewa)
Kendi Setiawan
Penulis
Jakarta, NU Online
Innalilahi wa inna ilaihi rajiun.
Kabar duka menyelimuti warga NU Jakarta Timur. Ketua PCNU Jakarta Timur KH Fathonah meninggal dunia pada Sabtu (23/1) pukul 19.20 di RS Polri. Kiai kelahiran Jakarta, 2 Januari 1958 itu wafat setelah sekitar satu pekan dirawat karena positif Covid-19.
Kabar tersebut dibenarkan oleh salah satu keponakannya, Abdullah Faqihuddin Ulwan. Menurut Faqih, almarhum adalah tokoh ulama Betawi yang berjuang bersama NU sejak muda dengan aktif di Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).
"Almarhum meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak. Beliau pejuang NU Betawi," kata Faqih.
Awalnya almarhum dirawat hari Sabtu (16/1) pekan lalu di RS Sukapura, kemudian dirujuk ke RS Polri.
Almarhum adalah alumni pesantren Azziyadah. Selain sebagai Ketua PCNU, almarhum juga aktif mengajar di Yayasan Alwthoniyah 10 Jakarta Timur.
"Beliau ahli kitab kuning dan pengurus Yayasan di Alwathoniyah 10," imbuh Faqih.
Sebagai keponakan dan kadernya, Faqih mengaku sangat kehilangan. "Beliau yang nganterin saya kenal NU dan khidmat di NU," ungkap Faqih.
selain itu, masih menurut Faqih, almarhum juga sosok yang sangat dekat dengan anak muda. Bahkan tidak jarang di sela-sela kesibukannya ia luangkan waktu untuk membimbing anak-anak muda.
"Gayanya yang kalem namun tegas membuat anak muda sangat takdzim kepadanya," kata Faqih.
Selain itu, almarhum termasuk kiai NU yang istikomah khidmah di NU. Almarhum sering juga membantu meramaikan kegiatan istighosah LD-PBNU. "Semoga almarhum dikumpulkan bersama para masyayikh NU. Amin," harap Faqih.
Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua