Kepemimpinan Nabi Pentingkan Umat, Bukan Individu
NU Online · Sabtu, 18 Januari 2014 | 05:00 WIB
Grobogan, NU Online
Pengasuh Pesantren Al-Hidayah, Kiai Imron, mengimbau para santrinya untuk meneladani kepemimpinan Nabi yang lebih memprioritaskan umat dari pada kepentingan individu.
<>
Ia menyampaikan hal itu pada pelantikan pengurus santri baru yang dirangkai dengan peringatan maulid Nabi di pesantren tersebut, Grobobogan, Jawa Tengah, pada Kamis malam (16/1).
Ia juga mengimbau para santri untuk menumbuhkan sifat amanah. Karena, menurut dia, zaman sekarang sangat sulit untuk mencari pemimpin yang amanah.
Sementara itu, penceramah peringatan Maulid Nabi, Kiai Abdul Halim, menjelaskan cinta kepada Rasulullah.
“Siapa saja yang mencintai sunnah dan tindak tanduk Rasulullah, maka sungguh ia telah mencintai Rasul. Sedang siapa yang mencintai Rasul maka besok akan bersamanya di surga,” terangnya di hadapan ratusan santri.
Menurutnya, di antara mencintai sunnah Nabi bagi seorang santri adalah belajar dengan tekun.
“Menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh adalah merupakan sunnah Nabi. Banyak dalil tentang perintah menuntut ilmu. Jika kalian sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu maka berati kalian telah menunjukkan bukti kecintaan kalian kepada Nabi, yang nantinya akan bersama-sama di surga dengan beliau,” tutur Kiai Abdul Halim
Ia menambahkan, sebagai pengurus pondok juga merupakan bukti cinta kepada Nabi. Pasalnya, pengurus pondok memiliki visi dan misi memperbaiki akhlak dan mengatur jalannya kegiatan pondok agar tetap terkontrol.
Selain itu, ia pun menceritakan beberapa kisah inspiratif mengenai para sahabat yang begitu cinta kepada nabi sehingga rela berkorkan untuk kepentingan agama.
Menurut Ketua Panitia, Baidhawi, kali ini banyak rangkaian acara dalam peringatan maulid Nabi di pesantren Al-hidayah. “Pengajian ini adalah acara puncak yang telah kami agendakan,” katanya.
Ia menerangkan, sebelumnya, telah digelar pembacaan maulid mulai tanggal satu Rabi’ul Awal, berbagai macam lomba, diantaranya adalah lomba pidato. (Asnawi Lathif/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026
2
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
3
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
4
Lafal Niat Puasa Muharram, Tasua, dan Asyura
5
Data Hilal Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H
6
Refleksi Tahun Baru Hijriah, Saatnya Menagih Tanggung Jawab Pemerintah
Terkini
Lihat Semua