Pesantren Tebuireng Luncurkan Layanan Keuangan Digital
NU Online · Kamis, 8 September 2016 | 14:10 WIB
Sejumlah terobosan dilakukan Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur. Yang terbaru adalah kerja sama pesantren ini dengan Perempuan Nusantara (Penara) dalam penggunaan layanan keuangan digital atau e-money. Peluncuran program tersebut dilakukan Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid, Rabu (7/9) siang.
Dalam paparannya, Managing Director PT NUM Oging Satria Kusuma memperkenalkan sistem keuangan digital kepada pimpinan dan anggota Muslimat NU Jombang serta kalangan ustadz di Pesantren Tebuireng.
"Sistem ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli tanpa menggunakan uang kontan. Dengan memanfaatkan teknologi telepon pintar yang diberi stiker khusus, masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan kebutuhan harian lainnya," ungkap Oging.
Penara adalah program pengembangan ekonomi yang digagas Muslimat NU sejak Oktober 2013. Dalam merealisasikan program tersebut, Pimpinan Pusat Muslimat NU menggandeng PT Netindo Utama Mandiri (NUM). Dalam jangka panjang, program ini akan dikembangkan menjadi jaringan e-kios.
Penara sengaja menggandeng Pesantren Tebuireng untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam pemanfaatan program e-kios. "Dengan menjadi anggota Penara, masyarakat mendapatkan banyak manfaat lain. Seperti diskon harga barang hingga 20-40 persen. Harga lebih murah itu bisa diperoleh karena Penara memotong rantai distributor melalui kerjasama dengan Bulog," ungkap Oging di hadapan peserta.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Utama Pesantren Tebuireng KH Abdul Ghofar menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PT NUM dan Penara.
Peluncuran program ini juga dihadiri oleh petinggi PT NUM dan KH. Salahuddin Wahid beserta Ibu Nyai Hj. Farida Salahuddin. Tampak juga Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Jombang Hj. Aisyah Muhammad. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
4
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
5
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
6
Cerita Pilu Ibu Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Anak Saya Terbalik Kepala di Bawah
Terkini
Lihat Semua