Sanlat Ramadhan Al-Muayyad Kenalkan Dakwah Islam Nusantara
NU Online · Selasa, 9 Juni 2015 | 00:02 WIB
Solo, NU Online
Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadan 1436 H Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta yang dijadwalkan selama 7 hari pada Ramadhan mendatang (21-28/6) mengambil tema “Kader Aswaja Bangsa Indonesia".
<>
Sekretaris Sanlat Agus Hendrianto menjelaskan, selain bertujuan mengajarkan cara membaca Al-Qur'an dengan benar, kegiatan sanlat juga menjadi sarana untuk menanamkan rasa saling menghargai antarumat manusia, serta menanamkan rasa cinta tanah air.
“Juga mengajarkan tata cara ibadah ala aswaja an-Nahdliyah, amaliyah sunah NU dan mendidik akhlaq seorang anak,” ujar dia, Ahad (7/6).
Pada kegiatan tersebut, para peserta juga akan dikenalkan metode dakwah "Islam Nusantara" melalui pemutaran film kisah Wali Songo yang menyebarkan Islam di Indonesia dengan santun.
“Kami ingin mengajak peserta meneladani metode dakwah Wali Songo karena melihat kondisi bangsa Indonesia yang masih saja bermunculan kelompok Islam radikal yang berdakwah dengan kekerasan. Bahkan kelompok ISIS yang tindakannya jelas-jelas tak sesuai dengan ajaran Islam masih saja mendapat dukungan dari beberapa orang Indonesia,” kata Agus.
Agus menambahkan para peserta sanlat akan dibekali dengan sejumlah materi antara lain Al-Qur’an, Hadits, Tajwid, Fiqih, Akhlaq, Aswaja, Tarikh, Hadrah, Kaligrafi, Qiro’ah, Jurnalistik dan Kepancasilaan.
“Tahun lalu acara sanlat diikuti 70 peserta dan bisa dibilang sukses karena mendapat apresiasi positif dari wali murid dan warga sekitar. Untuk tahun ini panitia menargetkan 100 peserta,” harap dia. (Ajie Najmuddin/Mahbib)
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua