Logo NU Online Logo NU Online Dark
Lapsus

Warta

Nasional Daerah Internasional Risalah Redaksi Obituari
Fragmen Quran

Keislaman

Khutbah Syariah Sirah Nabawiyah Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga
Opini Tokoh Hikmah Download Kesehatan

Lainnya

Cerpen Seni Budaya Ramadhan Pustaka Humor
Logo NU Online Logo NU Online Dark
Lapsus
Warta
Nasional Daerah Internasional Risalah Redaksi Obituari
Fragmen
Quran
Keislaman
Khutbah Syariah Sirah Nabawiyah Tafsir Hikmah Nikah/Keluarga
Opini
Tokoh
Hikmah
Download
Kesehatan
Lainnya
Cerpen Seni Budaya Ramadhan Pustaka Humor
Jatim Jateng Jabar Lampung Jakarta Kepri Banten Jombang
Monday, 12 January 2026
Banjir Sumatra
Djarum

Buya Kh Abdul Gani Latif

Lihat Semua
Tokoh
Dari Militer sampai Pendakwah

Dari Militer sampai Pendakwah

Ketika tentara Jepang masuk ke Indonesia tahun 1942, Sekolah Tinggi Islam ditutup. Masyarakat diarak untuk mengikuti kerja rodi (paksa). Seperti pemuda-pemuda lain, Buya Abdul Gani Latif mengikuti latihan militer di Kandang Empat Pariaman untuk kepentingan Jepang. Tahun 1946, Buya dengan pangkat Letnan Dua ditugaskan sebagai staf Resimen VI. Karir sebagai orang militer tidak berlanjut. Namun tahun 1950 Buya Gani meninggalkan tugas militer, beralih sebagai guru agama. Lahir tahun 1920 di desa Siteba Nanggalo (sekarang kawasan perumahan dan pasar) Kota Padang. Sebagai orang Minangkabau, Buya Gani (begitu akrab dipanggil), menyandar gelar pusako Malin Mudo, sekaligus kepala waris dalam k

Ahad, 1 Juli 2007 | 08:45 WIB

Terpopuler

Lihat Semua

1

Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

2

Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan

3

Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih

4

Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas

5

Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global

6

Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia

Terkini

Lihat Semua
Nasional

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Senin, 12 Januari 2026 | 18:00 WIB

Opini

Stand Up Comedy sebagai Media Kritik Sosial-Politik

Senin, 12 Januari 2026 | 17:27 WIB

Nasional

Jelang Haji 2026, Kemenhaj Gelar Diklat PPIH Arab Saudi

Senin, 12 Januari 2026 | 12:00 WIB

Nasional

Kasus Keracunan MBG Terus Bertambah, JPPI Sebut Ada Upaya Pembungkaman di Sekolah

Senin, 12 Januari 2026 | 11:00 WIB

Nasional

Harlah Ke-80 Muslimat NU, Arifah Soroti Peran Perempuan sebagai Penguat Ketahanan Keluarga

Senin, 12 Januari 2026 | 09:00 WIB

Superapp

Terpopuler

Lihat Semua

1

Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji

2

Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan

3

Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih

4

Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas

5

Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global

6

Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia

Terkini

Lihat Semua
Nasional

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Senin, 12 Januari 2026 | 18:00 WIB

Opini

Stand Up Comedy sebagai Media Kritik Sosial-Politik

Senin, 12 Januari 2026 | 17:27 WIB

Nasional

Jelang Haji 2026, Kemenhaj Gelar Diklat PPIH Arab Saudi

Senin, 12 Januari 2026 | 12:00 WIB

Nasional

Kasus Keracunan MBG Terus Bertambah, JPPI Sebut Ada Upaya Pembungkaman di Sekolah

Senin, 12 Januari 2026 | 11:00 WIB

Nasional

Harlah Ke-80 Muslimat NU, Arifah Soroti Peran Perempuan sebagai Penguat Ketahanan Keluarga

Senin, 12 Januari 2026 | 09:00 WIB

Superapp

Tentang NU

Sejarah

Syuriyah

Tanfidziyah

Informasi

Redaksi

Kontak Kami

Visi Misi

Pedoman Media Siber

Privacy Policy

Disclaimer

Jaringan Media

Jawa Timur

Jawa Barat

Jawa Tengah

Banten

Lampung

Jakarta

Kepri

Jombang

© 2026 NU Online | Nahdlatul Ulama