Sunni-Syiah di Indonesia Memang tidak Bermasalah
Jakarta, NU OnlineKunjungan rombongan Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad ke gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mestinya memunculkan sejumlah pertanyaan. Iran yang dikomandoi Nejad adalah simbol kebesaran Syiah dunia, sementara NU adalah penganut sunni yang setia. Dalam banyak ruang Sunni dan Syiah sering diperlawankan.
Namun, ternyata pertanyaan-pertanyaan itu tidak muncul. Tidak ada yang menyoal hubungan intim PBNU dengan Presiden Iran. Ketua Program Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia (UI) Dr. Luthfi Zuhdi kepada NU Online di Jakarta (15/5) mengatakan, kepentingan politik antar kedua kelompok lebih dominan dari sekedar konfrontasi atas nama perbedaan ideologi. Ada yang seakan menjadi musuh bersama.
Senin, 15 Mei 2006 | 08:34 WIB