Etika Bisnis dalam Al-Qur'an
Penulis : R. Lukman Fauroni
Oleh: Syaiful Bari* Wajah dunia bisnis di era neoliberalisme ini tiba-tiba sangat menakutkan. Menakutkan karena ia hanya memperjuangkan keuntungan finansial semata dengan berpijak pada konsep seleksi alam Darwin, survival of the fittest (siapa yang kuat, dialah yang menang). Hampir tidak ditemukan adanya keadilan dan keseimbangan sosial dalam dunia bisnis yang berwatak kapitalis itu.
Mansour Fakih (alm) dalam buku Bebas dari Neoliberalisme (2004) secara kritis mengeksplorasi karakter neoliberalisme. Menurutnya, neoliberalisme hanya dan akan terus memperjuangkan leissez faire (kompetisi bebas). Penganut paham inilah yang akhirnya mengampanyekan bahwa dunia bisnis sama sekali tidak ada kaitannya dengan etika. De George menyebut pandangan ini sebagai "mitos bisnis amoral."Buku Etika Bisnis dalam Al-Qur'an ini hadir untuk meng-counter pandanga
Sabtu, 17 Juni 2006 | 10:44 WIB