5 Nama Ramaikan Bursa Pencalonan
NU Online · Senin, 20 Maret 2006 | 09:01 WIB
Jakarta, NU Online
Sepekan menjelang Kongres Muslimat NU ke-XV digelar, bursa pencalonan ketua umum semakin ramai. Nama Mahsusoh Tosari Wijaya dan Musda Mulia muncul menyusul 3 nama yang disebut-sebut sebelumnya, yakni Khofifah Indar Parawansa, Mahfudhoh Aly Ubaid dan Lily Wahid.
“Ibu Susi (Mahsusoh Tosari Wijaya, Red) dan Ibu Musda (Mulia, Red) mau nyalon juga. Berarti sekarang sudah ada 5 nama yang akan mencalonkan jadi ketua umum,” demikian kata sumber NU Online yang tidak mau disebutkan namanya di Jakarta, Senin (20/3).
<>Nama Musda Mulia, dikabarkan muncul belakangan setelah keempat nama sebelumnya. Salah satu sekretaris PP Muslimat tersebut dikabarkan juga memiliki dukungan cukup kuat.
Sebagaimana diberitakan NU Online, Pucuk Pimpinan (PP) Muslimat NU akan menggelar Kongres XV pada tanggal 28 Maret sampai 1 April 2006 di Batam, Kepulauan Riau. Kongres tersebut akan dihadiri 1972 peserta yang merupakan utusan dari seluruh 413 cabang dan 33 wilayah se-Indonesia.
Penyelenggaraan kongres mendatang akan berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya, dalam kongres kali ini, Muslimat NU memiliki agenda besar yang sifatnya jangka panjang, yakni hingga tahun 2025.
Dalam kongres tersebut, Muslimat NU akan mencanangkan program “perempuan sehat” dan “perempuan cerdas”. Program tersebut merupakan prioritas Muslimat NU untuk periode 2006-2011 dan periode 2011-2015. Selain itu, forum tertinggi tersebut juga akan membahas dan mengesahkan blue print Muslimat NU hingga 2025. (rif)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua