Abdurrahman Al-Habsyi: Diperlukan Pengawasan Polisi terhadap Dakwah
NU Online · Sabtu, 22 Agustus 2009 | 23:15 WIB
Rencana Polisi untuk mengawasi kegiatan dakwah mendapat tanggapan dari Habib Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang. Menurut pemimpin Majelis Taklim Habib Ali Kwitang itu, pengawasan polisi terhadap kegiatan dakwah di perlukan untuk kegiatan penertiban.
“Kalau tujuannya untuk menertibkan umat, saya sangat mendukung. Pengawasan kepolisian dapat dilakukan asalkan melalui cara yang bertanggungjawab dan profesional,” ujar Habib Abdurrahman di Jakarta, Sabtu (22/08).<>
Namun, Abdurrahman juga menyatakan kekhawatirannya jika pengawasan ini dilakukan secara membabi buta. Dirinya juga berharap, jangan sampai tindakan polisi ini malah mendapatkan nilai negatif dari masyarakat.
"Pengawasan terhadap kegiatan dakwah, hendaknya aparat melakukan pengawasan secara wajar. Jangan seperti kasus di Jawa Tengah, asal pakai sorban lalu ditahan,” terang Abdurrahman, sebagaimana dilansir situs republika.co.id.
Mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan kepolisian dalam mengawasi kegiatan dakwah, cucu dari Habib Ali Kwitang ini mempercayakannya kepada polisi.
“Saya percaya jika Polisi mampu bersikap profesional dalam melaksanakan tugasnya,” jelas Habib Abdurrahman. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
Terkini
Lihat Semua