Anggota DPD RI Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Gus Dur
NU Online · Selasa, 5 Januari 2010 | 12:15 WIB
Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Timur H Abd. Sudarsono mendukung penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Dari perspektif DPD, Gus Dur dinilai telah telah menunjukkan keberpihakannya terhadap daerah
”Beliau telah membentuk kementerian yang khusus menangani ketimpangan pembangunan yang sekarang dikenal dengan ‘Pembangunan Daerah Tertinggal’, membentuk Departemen Kelautan dan Perikanan, dan melakukan pendekatan berbeda dalam upaya penyelesaian konflik di Aceh, Papua, dan daerah konflik lainnya,” katanya kepada NU Online di Jakarta, Selasa (5/1).<>
Menurutnya, pemerintah memang sepantasnya segera merespons harapan masyarakat luas agar memberi penghargaan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke 4 itu. Selain soal pembangunan daerah, Gus Dur dinilai telah berjasa bagi masyarakat bawah.
”Harapan masyarakat tersebut merupakan cermin rasa terima kasih kepada Gus Dur atas perannya semasa hidup. Sejarah mencatat bahwa hidup Gus Dur memang total untuk masyarakat Indonesia, terutama kelompok marginal secara ekonomi, sosial-budaya dan ideologi,” kata alumnus Pesantren Salafiyah Syafiiyah Asembagus Situbondo itu.
Lebih lanjut, Gus Dur dinilainya sebagai pribadi pejuang demokrasi di saat masyarakat masih pesimis atas demokrasi, dan pengawal demokrasi di saat negeri ini masih belajar berdemokrasi.
“Kepemimpinan beliau yang singkat dalam pemerintahan diakui berbagai kalangan cukup efektif dalam menancapkan sendi-sendi demokrasi di Indonesia,” tambahnya. (nam)
Terpopuler
1
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
PBNU Putuskan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Esok
4
Kemenhaj Kaji Biaya Haji 2027, Pertimbangkan Faktor Pelemahan Rupiah dan Harga Avtur
5
Maroko Lawan Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026, Ulangan Semifinal di Qatar 2022
6
Mesir Temani Maroko ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Terkini
Lihat Semua