Anggota FPKB Khawatir Ribuan Jamaah Indonesia Tidak Dapat Pemondokan
NU Online · Ahad, 1 November 2009 | 00:34 WIB
Agenda rapat kerja antara komisi VIII DPR RI dengan Departemen Agama, Kamis (29/10) lalu disesali salah satu anggota FPKB DPR RI Alamudin Dimyati Rois yang duduk di komisi VIII DPR RI.
Agenda rapat yang membahas tehnis persiapan dan pelayanan kepada ribuan jamaah haji tertunda tanpa ada batas waktu yang jelas. Alamudin menilai pemerintah belum menunjukan keprofesionalan dalam menyelenggarakan ibadah haji.<>
“Pemerintah belum sepenuhnya siap, masih banyak yang harus dievaluasi, hanya saja sayang rapatnya dibatalkan, kalau diundur mestinya kita diberi informasi yang jelas karena ini persoalan penting, menyangkut keselamatan ribuan jamaah haji kita,” tutur Alamudin di Jakarta, Sabtu (31/10), seperti dalam rilis FPKB.
Sementara itu, dari hasil pantaunnya, Alamundin mengkhawatirkan ribuan jamaah Haji Indonesia yang menurut perkiraannya tidak mendapat tempat pemondokan. Hal ini disebakan adanya kebijakan pemerintah Saudi Arabia yang mengeluarkan kebijakan baru terkait tempat pemondokan.
“Salah satu kebijakan tersebut adalah disyaratkan untuk ada tangga darurat ditempat pemondokan berlantai empat atas dasar pertimbangan faktor keamanan.
“Ungkap Alamudin.Meskipun mendakat, Alamudin berharap pemerintah sudah menyiapkan strategi lain. “Jangan sampai Jamaah Haji kita terlantar karena tidak dapat pemondokan. Itulah, Lagi-lagi memang pemerintah belum sepenuhnya siap menyelenggarakan haji, jadi perlu dievaluasi,” tuturnya. (nam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua