Amerika Serikat (AS) telah menawarkan dukungan kepada pemerintah Yaman untuk melawan Al-Qaeda. Karena menurut Amerika, ketidakstabilan di dalam negeri bisa saja menjadi sebuah "implikasi global".
Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan bahwa AS melihat adanya "implikasi global" dengan adanya gerakan yang sedang berlangsung di Yaman sebagai upaya Al-Qaeda untuk membangun basis serangan teroris yang berdampak secara global.<>
Sementara Kementerian luar negeri Yaman menolak intervensi langsung militer AS untuk menangani Al-Qaeda yang beroperasi di negaranya. "Yaman akan menangani terorisme dengan caranya sendiri, dari kepentingannya sendiri," kata Menteri Luar Negeri Yaman, Abu Baker Al-Qirbi, Senin (4/1).
Al-Qirbi menyatakan bahwa pemerintah Yaman dengan senang hati menerima "bantuan pembangunan" tetapi bukan dalam bentuk intervensi militer. "Bantuan pembangunan diperlukan Yaman untuk meningkatkan kondisi sosial di negeri ini," jelas Al-Qirbi.
Al-Qirbi menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan keharusan untuk Yaman karena salah satu tantangan utama yang dihadapi Yaman adalah peningkatan standar hidup, menciptakan lapangan kerja dan memerangi kemiskinan karena ini merupakan elemen yang berkontribusi terhadap ekstremisme di Yaman. "Prioritas pertama kami adalah bantuan pembangunan dan bantuan untuk memperluas unit-unit kontra-terorisme," lanjut Al-Qirbi.
Yaman akan berusaha untuk mengontrol gerakan Al-Qaeda yang diperkirakan memiliki ratusan pejuang, sekaligus menghadapi pemberontak Houthi yang ada di bagian utara negeri ini dan gerakan separatis di bagian selatan. (ant/nur)
Terpopuler
1
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
PBNU Putuskan Lokasi Muktamar Ke-35 NU Esok
4
Kemenhaj Kaji Biaya Haji 2027, Pertimbangkan Faktor Pelemahan Rupiah dan Harga Avtur
5
Maroko Lawan Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026, Ulangan Semifinal di Qatar 2022
6
Mesir Temani Maroko ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Terkini
Lihat Semua