Selama ini Ahlussunnah wal Jama’ah atau biasa disingkat Aswaja lebih banyak difahami sebagai faham keagamaan yang terkait erat dengan persoalan taklid atau mengikuti pendapat para imam madhab, namun sebenarnya Aswaja eksis jauh sebelumnya. Aswaja terkait dengan adanya gairah intelektual pada era sahabat.
Misalnya pada sosok sahabat Umar bin Khattab yang membuat 'kreasi' baru dalam beribadah dengan menyatakan “ni’matul bid’ah hadzihi” (sebaik- baik bid’ah adalah ini). Bahkan pada masa Rasulullah Muhammad SAW sendiri dengan proses kontemplasi pemikirannya yang disebut 'khalwat'.<>
Hal tersebut dinyatakan oleh Prof Dr KH Shonhaji dalam halaqah “Kiswah” PWNU Jawa Timur, di Ruang Salsabila kantor PWNU Jatim, Surabaya, Sabtu (17/1) lalu seperti dilaporkan kontributor NU Online Yusuf Suharto.
“Secara historis Aswaja belum ada zaman Rasul, tetapi secara hakiki substansial sudah ada,” kata Pengurus Harian PWNU jatim ini dihadapan peserta halaqah dari Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) se-Jawa Timur.
Menurut Dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya ini, wahyu ayat pertama yang turun pada Nabi merupakan simbol pendobrakan intelektual. Isi Quran, penuh dengan simbol yg menggambarkan nilai intelektual, misal dalam surat Ar Rahman tentang pengembangan Iptek.
“Iqra itu adalah simbol pendobrakan pengembangan intelektual, dan Islam itu datang untuk mengembangkan intelektual. Dalam hadis dinyatakan, jika ada lalat masuk dalam bejana air, langsung kita diminta untuk memasukkan semuanya, karena di sayap ada obat dan penyakit, dimasukkan semua untuk netrarisir,” katanya menyontohkan.
Sementara itu pembahas kedua, Dr Mahmud Mustain menyatakan, ajakan yang terbaik adalah yang menuju pada keridhaan Allah, sembari menyitir salah satu ayat Al-Quran.
Menurut sekretaris ISNU Jatim ini pendidikan selama ini banyak yang justru terjebak pada dehumanisasi, yakni mereduksi karakter kemanusiaan , saat inilah seharusnya umat Islam harus meparadigma konsep pendidikannya. (yus)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
4
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
5
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua