Awal bulan Dzulhijjah 1429 H diperkirakan terjadi pada Sabtu, 29 November 2008 M. Dengan demikian, bisa diperkirakan bahwa wukuf 9 Dzulhijjah di Arafah akan jatuh pada hari Ahad, 7 Desember dan Idul Adha akan jatuh pada hari Senin, 8 Desember 2008 mendatang.
Berdasarkan hisab atau perhitungan astronomis semua negara berpenduduk Muslim akan memulai Dzulhijjah pada hari Sabtu, kecuali wilayah selatan Argentina di wilayah selatan Amerika Serikat.<>
Demikian dikatakan anggota Lembaga Hisab dan Rukyat Departemen Agama RI, KH Benadji Aqil, seperti dikutip situs Informasi Haji Departemen Agama, Rabu (26/11).
Berdasarkan data dalam Kalender Hisab dan Ruyat Departemen Agama, ijtima` atau konjungsi akan terjadi pada hari Kamis, 27 November pukul 23.55 WIB, atau pukul 19.55 Waktu Arab Saudi yang jatuh setelah waktu Isyak.
Karena itu, menurut Benadji, alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang itu, tak mungkin hilal bisa dirukyat. "Sangat jauh di bawah ufuk," katanya.
Dengan demikian umat Islam akan menyempurnakan bulan Dzulqa’dah menjadi 30 hari.
Berdasarkan data dalam almanak PBNU yang diterbitkan oleh Lajnah Falakiyah untuk markas Jakarta, hilal atau bulan sabit pada saat Matahari terbenam tanggal 29 Dzulqa’dah 1429 H atau bertepatan dengan 27 November 2008 M masih berada di bawah ufuk -3,57 derajat.
Pada saat diadakan rukyatul hilal pada hari itu dipastikan hilal tidak akan terlihat, dan awal bulan akan ditetapkan pada dua hari berikutnya berdasarkan kaidah istikmal, atau menyempurnakan bulan Dzulqa’dah menjadi 30 hari. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
4
Kontroversi Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf
5
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
6
Data Terbaru Kecelakaan Kereta: 16 Orang Meninggal Dunia
Terkini
Lihat Semua