Bolivia Capai Kesepakatan dengan Perusahaan Minyak Asing
NU Online · Selasa, 31 Oktober 2006 | 09:19 WIB
La Paz, NU Online
Pemerintah Bolivia, Sabtu (28/10) lalu, telah mencapai sejumlah kesepakatan dengan seluruh perusahaan minyak dan gas asing yang selama ini beroperasi di negara tersebut sebagai upaya untuk menasionalisasikan minyak dan gas negaranya.
"Dengan kesepakatan ini, kita akan mengatasi persoalan ketidakadilan sosial dan akan menghindari kegelisahan publik di masa mendatang," ungkap morales dalam sambutannya.
"Kami akan menegaskan hak-hak kami untuk menguasai sumber daya alam tanpa mengeluarkan siapapun atau mengambilalih hak milik mana pun," ungkapnya kepada AFP.
Di antara perusahaan-perusahaan minyak asing yang menandatangani kesepakatan itu adalah Petrobras, Repsol YPF (raksasa perusahaan minyak terbesar di Spanyol), British Gas Bolivia Corporation, Andina, Cacho, Matpetrol, dan Pluspetrol.
Presiden Petrobras Sergi Gabrielli dalam siaran wawancara dengan Brazilian Network Globo dari La Paz mengatakan, Petrobras "akan terus mengekslorasi dan memproduksi gas di Bolivia untuk dijual di Brazil dan negara asing."
Bolivia merupakan negara terkaya kedua dari segi kekayaan minyak dan gas setelah Venezuela, di Amerika Latin. dalam kampanyenya tahun lalu, Morales mencanangkan perbaiakn nasib bagi 4 juta warga Bolivia yang didominasi keturunan Indian. (dar)
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
3
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
4
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
5
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
6
Peaceful Muharam 1448 H, Kemenag Gelar Standardisasi Kosakata Isyarat hingga Akurasi Titik Kiblat
Terkini
Lihat Semua