Pemerintah Brunei Darussalam melalui kantor kedutaannya di Indonesia membantu pembangunan dua pondok pesantren di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, yang bangunannya rusak akibat gempa bumi 2 September 2009.
Kedatangan pihak Kedutaan Besar Brunei Darussalam yang diwakili Datuk Paduka Mahmud Haji Sayidin didampingi staf kedubes Helena terkait dengan pemberian bantuan itu, diterima Wali Kota Tasikmalaya, Syarif Hidayat, di kantornya, Senin (19/4).<>
Syarif menjelaskan, akibat gempa bumi berkekuatan 7,3 skala Richter tersebut telah merusak bangunan rumah penduduk, kantor pemerintah dan swasta, serta pondok pesantren.
"Empat warga meninggal dunia akibat gempa itu, di antaranya anak kecil karena tertimpa reruntuhan bangunan," katanya.
Perwakilan Kedubes Brunei Darussalam itu langsung melakukan peninjauan ke Pondok Pesantren Condong di Kecamatan Cibeureum.
Kemudian melihat kerusakan Pondok Pesantren Miftahul Huda III di Kecamatan Awipari.
Mereka juga meninjau asrama santri termasuk masjid di kompleks pondok pesantren yang bangunannya rusak berat akibat gempa.
Datuk Mahmud Haji Sayidin mengatakan bantuan tersebut merupakan sumbangan yang dikumpulkan dari rakyat Brunei Darussalam yang merasa terpanggil untuk membantu korban gempa di Tasikmalaya. (ant/sam)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua