Departemen Agama (Depag) telah menerbitkan dua buku pedoman pesantren, yakni ”Pedoman Pondok Pesantren Salafiyah” dan Pedoman Pengembangan Kurikulum Pesantren.” Buku ini akan disebarkan ke pesantren-pesantren setelah turunnya Peraturan Menteri Agama (PMA) yang menjadi bagian dari Program 100 Hari Pemerintahan SBY.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Depag RI Choirul Fuad Yusuf kepada NU Online mengatakan, dua buku pedoman itu berisi arahan dari Depag untuk pengembangan pesantren dan tidak bersifat memaksa.<>
”Buku pedoman ini merupakan tawaran atau katakanlah arahan dari Departemen Agama untuk pesantren. Eh begini loh semestinya yang perlu dilakukan,” katanya kepada NU Online di kantornya, Rabu (13/1)
Menurutnya, pesantren menjadi tumpuan harapan masyarakat untuk mewujudkan pendidikan yang terbaik bagi pembangunan bangsa. Oleh karena itu setiap lembaga pesantren harus mempunyai standar yang terukur.
”Buku pedoman yang kita buat ini menawarkan patokan tengah, atau katakanlah standar minimal, karena di tengah harapan masyarakat yang begitu besar pesantren harus punya standar. Pedoman ini akan menjadi instrumen bai penataan pendidikan pesantren,” katanya.
Buku pedoman Pedoman Pondok Pesantren Salafiyah berisi penjelasan mengenai definisi pesantren salafiyah atau biasa disebut pesantren tradisional, peranannya, masalah yang sedang dihadari, serta posisinya dalam Sistem Pendidikan Nasional.
Buku pertama ini juga berisi syarat dan prosesedur pendirian pesantren salafiyah, manajemen pengelolaan, pedoman metode pembelajaran, standarisasi kitab yang diajarkan, sampai agenda aksi dan program pengembangannya.
Sementara buku kedua atau Pedoman Pengembangan Kurikulum Pesantren berisi catatan sejarah mengenai pesantren, beberapa tipe pesantren dan jenjang pendidikannya. Lebih khusus buku ini berkonsentrasi pada aspek pengembangan kurikulum pesantren, standar kompetensi dan strategi pembelajarannya.
Selain dua buku pedoman pesantren itu, Depag juga telah menerbitkan buku tentang ”Regulasi Pendidikan Al-Qur’an: Pedoman Pembinaan TKQ/TPQ” dan ”Regulasi Majelis Taklim: Pedoman Pembinaan Majelis Taklim.”
Menurut Choirul Fuad, beberapa buku yang diterbitkan kemungkinan akan disesuaikan dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) yang segera ditetapkan, jika PMA menghendaki lain. (nam)
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua