Karawang, NU Online
Antusiasme masyarakat Karawang untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi. Kementerian Agama setempat mencatat, sampai saat ini pendaftar haji lebih dari 13.000 orang.
Jika disesuaikan dengan kuota haji Karawang 2011 yang mencapai 1.978, para calon jamaah ini akan mengantre sampai 2018 mendatang.<>
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang Ahmad Buchori mengatakan lonjakan pendaftaran calon jamaah haji ini berlangsung sejak dua tahun terakhir. Rata-rata setiap hari, yang mendaftar itu mencapai 50 orang.
Buchori mengatakan kuota haji untuk Karawang sama seperti kuota 2011, maka daftar tunggunya bisa sampai tujuh tahun ke depan. Akan tetapi, bila kuota Karawang kurang dari kuota haji 2011, daftar tunggunya lebih panjang, yakni sampai 2020 mendatang.
"Kita berharap kuotanya untuk daerah Karawang bertambah. Supaya calon jamaah ini tak terlalu lama menunggu," kata Buchori, Selasa (20/12).
Buchori menjelaskan, membeludaknya minat masyarakat untuk berhaji ini disinyalir karena adanya kemudahan yang diberikan perbankan. Saat ini, perbankan memberikan bantuan kepada masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji. Minimal memiliki Rp5 juta, warga tersebut akan langsung mendapatkan kursi.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
3
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
4
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
5
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
6
Enam Ruko di Lokasi Pembukaan Muktamar Ke-35 NU Dibongkar, Pedagang Dapat Kompensasi
Terkini
Lihat Semua