Deklarasi Jakarta Tolak Penggalian Masjidil Aqsa
NU Online · Ahad, 2 November 2008 | 22:24 WIB
Sebuah konferensi bertajuk International Humanitarian Conference on Assistantship for Victims of Occupation di Jakarta mendesak Israel menghentikan penggalian di sisi barat Masjidil Aqsa yang membuat konstruksi bangunan bersejarah di Palestina itu semakin rapuh.
Desakan itu merupakan salah satu dari 14 butir Deklarasi Jakarta yang dirumuskan oleh 300 peserta konferensi dari 25 organisasi luar negeri yang peduli pada nasib rakyat Palestina.<>
Ketua panitia International Humanitarian Conference on Assistanship for Victims of Occupation, Soeripto, dalam jumpa pers di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Ahad (2/11) menyatakan konferensi itu telah ditutup dan menghasilkan 14 Deklarasi Jakarta.
Dikatakannya, para peserta akan mensosialisasikan Deklarasi Jakarta ke negara masing-masing dan menekankan kepada masyarakat dunia bahwa rakyat Palestina benar-benar perlu dibantu.
Rekomendasi terpenting dalam Deklarasi Jakarta ini ada pada poin 4, yakni menolak penggalian dan segala bentuk perusakan yang dilakukan Israel di Masjidil Aqsa.
Imam besar Masjid Al-Aqsa dr Ekrima Sa'eed Sabri dalam kesempatan itu mengungkapkan, Israil berkeinginan untuk meruntuhkan masjid bersejarah itu.
“Alasan orang Israel mencari peninggalan sejarah, padahal sebenarnya tidak. Itu untuk meruntuhkan masjid sedikit demi sedikit," ujarnya.
Selain itu konferensi juga menegaskan bahwa rakyat Palestina berhak memasuki tempat-tempat ibadah dengan bebas.
Dalam koferensi tersebut Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah dan mendirikan sekretariat permanen dari peserta konferensi. (nam)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
6
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
Terkini
Lihat Semua