Kantor Departeman Agama (Depag) Kabupaten Kudus pada tahun 2009 lalu telah melakukan verifikasi arah kiblat terhadap beberapa masjid besar yang ada di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Verifikasi terakhir dilakukan di Masjid Agung Kudus pada Rabu (30/12) tahun lalu.
Menurut Kasi Urusan Agama Islam pada Kantor Departemen Agama H Hambali,
alasan verifikasi ini, dikarenakan arah kiblat masjid diperkirakan mengalami pergeseran akibat pengaruh gempa dan perubahan lempeng bumi yang terjadi di Asia.<>
“Rencana kami, pada tahun2010 akan melakukan verifikasi masjid yang ada di desa-desa minimal difokuskan pada tiga masjid di setiap desa. Masjid yang dipilih adalah masjid jami karena masjid tersebut biasanya menjadi acuan masyarakat,'' tegasnya di Kudus kemarin.
Semua masjid, musalla, dan makam di kabupaten Kudus, ujar Ketua Badan Hisab Ruyah Daerah (BHRD) Kabupaten Kudus ini, akan dilakukan verifikasi kiblat. Akan tetapi, waktu sampai kapan verifikasi arah kiblat selesai, pihaknya tidak bisa memastikan karena pelaksanaanya dilakukan dua tahun sekali sejak 2008 lalu.
”Program ini, yang menyelenggarakan oleh pemerintah pusat. Begitu pula,Tim verifikasi tidak datang dari Depag daerah, akan tetapi langsung dari Provinsi Jawa Tengah. Kami sifatanya hanya mendampingi,'' pungkasnya. (adb)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua