Direktur utama Sema Hospital Istanbul Turki Mustafa Ozcan melakukan kunjungan ke PBNU dan diterima oleh KH Said Aqil Siradj bersama sekjen PBNU Iqbal Sullam, Kamis (21/10).
Dalam kunjungan tersebut, kedua belah fihak membicarakan kemungkinan kerjasama yang bisa dilakukan, mengingat Indonesia dan Turki merupakan dua negera dengan penduduk Muslim yang sangat besar.<>
Pada kesempatan tersebut, Ozcan menuturkan umat Islam di dunia menghadapi tiga tantangan besar, yaitu ketidakperdulian, perpecahan dan kemiskinan. Karena itu, diperlukan penguatan kerjasama untuk memecahkan persoalan-persoalan besar ini.
“Salah satu kunci yang paling penting adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan dikalangan umat Islam,” katanya.
Selain itu, ia menilai pentingnya meningkatkan jiwa kewirausahaan dikalangan umat Islam sehingga perekonomian dan kesejahteraan meningkat yang pada akhirnya jumlah orang miskin semakin berkurang.
Ozcan juga menuturkan, untuk pendidikan agama, umat Islam tak perlu merujuk ke Barat karena sumber Ilmu keislaman tetap ada di negera-negara Islam, tetapi untuk ilmu science dan teknologi bisa dimaklumi karena mereka lebih maju, tetapi tetap dengan catatan, semuanya tetap harus disesuaikan dengan kondisi lokal masing-masing negara. (mkf)
Terpopuler
1
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
2
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
3
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
4
Gus Kikin Targetkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031 Rampung dalam 30 Hari
5
Seismik Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ingatkan Potensi Letusan Lebih Kuat Masih Terbuka
6
10 Pendapat Al-Albani yang Bertentangan dengan Imam Mazhab dan Mayoritas Ulama Ahlussunnah
Terkini
Lihat Semua