Draf RPP Wakaf Tunggu Tanda Tangan Menteri Agama
NU Online · Selasa, 27 Desember 2005 | 12:51 WIB
Jakarta, NU Online
Draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Wakaf telah selesai dibahas dan kini tinggal menunggu tanda tangan Menteri Agama untuk kemudian diteruskan ke Presiden, kata Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia, Mustafa Edwin Nasution, usai acara peluncuran buku tentang ekonomi Islam di LIPI, Jakarta, Selasa.
"Mudah-mudahan pada 2006 ini kita berhasil mengembangkan wakaf produktif. UU tentang wakaf sudah ditandatangani pada Desember 2004 oleh presiden. Rancangan PP sudah digodok, tinggal ditandatangani menteri dan diteruskan ke Presiden," kata Mustafa.
<>Ia menjelaskan, wakaf produktif yang dimaksud adalah wakaf modal uang yang dimanfaatkan bagi perkembangan sosial ekonomi yang ada. "Kegiatan wakaf selama ini lebih dikaitkan pada tanah, pembangunan mesjid dan itu hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya pemilik tanah. Dengan wakaf ini, segala lapisan masyarakat dari lapisan atas hingga bawah bisa berwakaf sehingga terkumpul uang cukup banyak guna diberdayakan untuk kegiatan ekonomi," jelasnya.
Ia menambahkan jika nanti PP tentang Wakaf telah ditandatangani, maka akan didirikan lembaga khusus yang mengatur seluruh wakaf yang diterima dan bernama "Badan Wakaf Indonesia," Salah satu tugas badan itu adalah membina, mengembangkan aset-aset produktif di Indonesia seperti wakaf uang," katanya.
Dengan terbentuknya Badan Wakaf Indonesia, ia berharap lembaga ini dapat memajukan sistem ekonomi Islam dan membantu pemerintah dalam menyelesaikan beban ekonomi.(ant/mkf)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua