Negara terbaru Eropa yang berpenduduk mayoritas Muslim, Kosovo, direcanakan akan diberi dana bantuan dua milyar dolar untuk membangun perekonomian mereka dalam konferensi donor internasional yang diselenggarakan oleh Komisi Eropa.
Uni Eropa sendiri telah menjanjikan hampir delapan ratus juta dolar. Perdana mentri Kosovo, Hasyim Thaci mengumumkan dalam konperensi itu bahwa negaranya telah mengajukan diri menjadi anggota Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional, IMF. Demikian dilansir BBC.<>
Sementara itu, Rusia dan Serbia yang tidak mengakui kemerdekaan Kosovo mengatakan, mereka akan mencegah negara baru ini bergabung dengan institusi internasional.Kedua negara itu juga tidak akan memberikan dana kepada Kosovo.
Menteri Keuangan Kosovo, Ahmet Sala mengatakan,dana yang nantinya didapat dari komisi Uni Eropa itu akan digunakan untuk membangun Kosovo dengan sebaik-baiknya.
"Sebagai negara baru, kami menjamin setiap sen akan disalurkan dengan baik," kata Sala.
"Kami akan bekerja sangat keras dengan Bank Dunia, Komisi Eropa dan USAID, " tambahya.
Menurut Ahmet Sala, Kosovo menuju arah yang tepat dalam mengatasi korupsi, di samping memperbaiki kemampuan manajemen keuangan. (bbc/atj)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua