Garda Revolusi Iran minta Mousavi dan Khatami Diadili
NU Online · Senin, 10 Agustus 2009 | 02:24 WIB
Garda Revolusi Iran menyerukan agar pemimpin oposisi Mirhossein Mousavi, calon presiden yang kalah, dan mantan Presiden Mohammad Khatami diadili karena mengobarkan kerusuhan setelah pemilihan presiden yang dipersoalkan, Ahad, (9/8).
"Jika Mousavi, (calon presiden yang kalah Mehdi) Karoubi dan (mantan Presiden Mohammad) Khatami adalah para tersangka utama di balik revolusi halus di Iran, maka kami berharap pengadilan... memburu mereka, menangkap mereka, mengadili mereka dan menghukum mereka," kata Yadollah Javan, komandan senior Garda Revolusi, Ahad (9/8).<>
Protes melanda Teheran dan kota-kota lain setelah pemilihan itu, yang kata orang-orang moderat dicurangi agar Mahmoud Ahmadinejad terpilih lagi sebagai presiden, namun para pejabat mengatakan bahwa pemilu itu merupakan "yang paling sehat" dalam 30 tahun terakhir.
Media pemerintah mengatakan, sedikitnya 26 orang tewas dan ratusan orang ditangkap dalam kekerasan setelah pemilihan itu.
Dalam upaya meredakan amarah masyarakat luas, Iran memenjarakan kepala pusat penahanan Kahrizak setelah sedikitnya tiga orang tewas dalam penahanan di penjara Teheran selatan itu, dan pengadilan menangguhkan persidangan para tahanan yang ditangkap terkait dengan kerusuhan pasca pemilu tersebut.
"Kepala pusat penahanan itu telah dipecat dan dipenjara. Tiga polisi yang memukuli tahanan juga telah dipenjara," kata IRNA mengutip kepala kepolisian Iran Esmail Ahmadi-Moghaddam. (min)
Terpopuler
1
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
2
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
6
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
Terkini
Lihat Semua