Gubernur Jabar Minta Jemaat HKBP Tak Gelar Ibadah di Ciketing
NU Online · Ahad, 19 September 2010 | 08:02 WIB
Jemaat HKBP di Bekasi akan tetap menggelar ibadah di kampung Ciketing, Bekas, Jawa Barat. Padahal sebelumnya sempat terjadi insiden penusukan di lokasi tersebut. Gubernur Jabar mengimbau agar jemaat mau beribadah di lokasi sementara.
"Sudah ada keputusannya dari pemerintah yaitu menggunakan gedung eks OPP. Ini dimaksudkan untuk mendapat rasa aman dan kemungkinan gangguan yang terjadi," kata Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Bandung, Sabtu (18/9) malam.
/>
Gedung yang dimaksud Heryawan adalah bangunan bekas kantor OPP Partai Keadilan Sejahtera. Meski bernama PKS, gedung itu adalah milik Pemkot Bekasi. Menurut Heryawan, pihaknya meminta kepada semua pihak untuk saling menghormati dan mengasihi. Dia berharap, dalam penyelesaian masalah ini ada yang bersedia untuk mengalah sejenak demi kerukunan umat beragama.
"Saya harap semua mendukung apa yang sudah dilakukan pemerintah Bekasi untuk menyelesaikan ini. Yaitu, penyediaan lahan untuk ibadah permanen," jelasnya.
Lokasi ibadah sementara ini hanya akan digunakan selama dua tahun. Setelah itu, para jemaat akan disediakan gereja khusus untuk beribadah di perumahan PT Timah.
"Ini lebih baik lebih luas. Saya berharap saudara-saudara di HKBP bersedia ikuti solusi ini. Dengan semangat toleransi beragama," tegasnya. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua