Guru Ngaji di Painan Dapat Tunjangan Rp 1.35 Milliar
NU Online · Selasa, 4 Oktober 2011 | 13:19 WIB
Pesisir Selatan, NU Online
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,35 miliar melalui APBD setempat untuk para guru mengaji di daerah itu. Dana tersebut diperuntukkan bagi sebanyak 2.226 guru mengaji yang tersebar di 12 kecamatan di kabupaten Pesisir Selatan.<>
Sedangkan jumlah santri sendiri tercatat sebanyak 60.875 orang. Bantuan bagi guru mengaji tersebut dikucurkan sekali tiga bulan dengan besaran per bulannya Rp50 ribu per orang.
"Anggaran ini untuk memotivasi dan merangsang semangat para guru mengaji dalam mengabdikan diri mereka membina generasi muda dengan nilai-nilai keislaman sejak dini," kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten Pesisir Selatan Afrizal di Painan akhir pekan kemarin.
Guru mengaji yang mendapat bantuan adalah mereka yang mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur'an atau Taman Pendidikan Seni Al-Qur'an (TPA/TPSA), dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA). Jumlah TPA/TPSA dan MDA di kabupaten itu dewasa ini mencapai 1.500 unit yang tersebar di 890 masjid dan 652 mushalla.
"Pemberian bantuan itu sejalan dengan keseriusan pemerintah kabupaten setempat dalam melaksanakan pembangunan pilar agama dengan melakukan pembinaan terhadap TPA/TPSA dan Pondok Al-Qur'an," ujarnya.
Lebih jauh dikatakan, pembinaan selalu menjadi perhatian khusus pemerintah setempat karena TPA, TPSA dan Pondok Al Quran merupakan sarana bagi penerus bangsa untuk menimba ilmu agama. "Pembangunan bidang agama akan selalu menjadi perhatian serius Pemkab Pesisir Selatan dengan tetap bekerjasama dengan instansi terkait seperti Kantor Kementerian Agama," tutur Afrizal.
Melalui pendidikan agama sejak usia dini, katanya, ke depannya moralitas generasi muda akan jauh lebih baik dan berkarakter kuat, sehingga dapat ikut mendorong pembangunan di berbagai sektor yang sedang digalakkan pemerintah.
Redaktur : Syaifullah Amin
Sumber : Antara
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua