Denpasar, NU Online
Mantan Presiden RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dijadualkan akan tampil sebagai pembicara dalam dialog akhir tahun 2005 tentang seni dan perdamaian di Wantilan Museum Arma, perkampungan seniman Ubud, 45 km timur laut Denpasar.
"Kegiatan berlangsung Kamis malam (29/12) melibatkan para seniman, budayawan, kalangan kampus, LSM, generasi muda dan masyarakat," kata Pengasuh Gandhi Puri Asram Bali, Agus Indra Udayana, di Denpasar, Rabu.
<>Ia mengatakan, kehadiran Gus Dur di Bali menjelang akhir tahun 2005 dan menyambut tahun baru 2006 sebenarnya untuk kepentingan pribadi, namun dimanfaatkan dialog. "Beliau sangat menyambut baik adanya dialog seni dan perdamaian serta sanggup sebagai pembicara dan nara sumber, tanpa mengganggu jadual kegiatan selama di Bali," ujar Agus Indra Udayana.
Belum diketahui berapa lama Gus Dur di Bali. Namun yang jelas akan mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali, Kamis (29/12) pukul 16.00 waktu setempat.
Dari Bandara Ngurah Rai langsung menuju Pura Samuan Tiga dan Goa Gajah Kabupaten Gianyar untuk melakukan meditasi. Kegiatan dialog seni dan perdamaian akan dimulai 17.30 Wita selama 2,5 jam hingga pukul 20.00 waktu setempat.
Sebelumnya Gus Dur juga pernah tampil sebagai pembicara di hadapan peserta dialog budaya dari unsur tokoh puri, budayawan dan masyarakat lintas agama di Puri Kawan Karangasem.
Ia pernah menilai, Bali pantas dijadikan "laboratorium" kerukunan antarumat beragama, karena umat berlainnan agama bahkan suku di Bali, tidak hanya mampu bekerja bareng dalam urusan ritual dan kemasyarakatan lain, namun juga untuk urusan puri yang merupakan pusat budaya keraton pada jaman kerajaan dahulu.(ant/mkf)
Terpopuler
1
Gerhana Bulan Total Bakal Terlihat di Seluruh Indonesia pada Selasa 3 Maret 2026, Dianjurkan Shalat Khusuf
2
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
3
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
4
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
5
Innalillahi, Ketum Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah Wafat
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua