Ketua Umum Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid menginstruksikan kepada Dewan Pimpinan Wilayah, Dewan Pimpinan Cabang dan Anak Cabang untuk memboikot pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres) 2009 mendatang.
Aksi boikot itu dilakukan menyusul adanya kepastian DPP PKB yang dipimpin oleh Dewan Syuro tidak terdaftar dalam pencalonan anggota DPR-RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.<>
Demikian dalam surat pernyataan yang disampaikan kepada wartawan di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (19/11). Boikot dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU).
”DPP PKB yang dipimpin oleh Dewan Syura ternyata tidak dianggap sama sekali oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia, dan dengan demikian diikuti oleh KPU-KPU di daerah,” demikian dalam surat pernyataan Gus Dur.
Gus Dur sendiri kepada wartawan menyampaikan, KPU telah melakukan berbagai pelanggaran. Pelanggaran terakhir dilakukan dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim awal November lalu.
”Telah terjadi kecurangan pada pilkada Jatim. Data dari NDI (National Democratic Institute) semestinya ada 42 juta suara yang ikut pemilihan, tapi yang didaftar cuma 15 juta. Bayangkan berapa besar kecurangannya,” kata Gus Dur.
Kepada wartawan Gus Dur menyatakan tidak akan berkampanye untuk partai manapun yang mendukungnya maju sebagai calon presiden, termasuk Partai Perwakilan Daerah (PPD) yang mencantumkannya sebagai salah satu penasihat partai.
Namun dirinya masih akan maju sebagai calon presiden pada pilpres 2009. "Dari mana lagi kalau tidak dari PKB. Kecuali kalau saya dijegal. Ngertinya kalau ngga jadi calon ya kalau dikatakan KPU demikian," kata Gus Dur. (nam)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
6
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
Terkini
Lihat Semua