Jakarta, NU Online
Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mustofa Bisri (Gus Mus) menyatakan, sudah saatnya NU dipimpin oleh kalangan muda.
"Sekarang waktunya yang muda-muda. Ini zamannya yang muda yang memimpin," kata Gus Mus usai mengikuti rapat gabungan Dewan Syuriah dan Tanfidziyah PBNU di kantor PBNU, Jakarta, Rabu, menjawab wartawan tentang kepemimpinan NU mendatang yang akan ditentukan di muktamar NU mendatang.
<>Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah tersebut merupakan salah satu tokoh yang disebut-sebut cocok memimpin organisasi kaum nahdliyin, bahkan seperti diberitakan sejumlah media massa Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudz termasuk tokoh yang mendukung Gus Mus meski akhirnya dibantah oleh Kiai Sahal.
Gus Mus sendiri menanggapi enteng dukungan dan penyebutan namanya sebagai calon ketua umum PBNU. "Saya memang selalu disebut-sebut, kalau tidak menyebut saya nanti kualat," katanya berkelakar.
Namun pada kesempatan itu Gus Mus menegaskan bahwa dirinya sudah terlalu tua untuk menjadi ketua umum PBNU dan menyarankan PBNU dipimpin kalangan muda.
Beberapa nama yang senter akan mencalonkan diri sebagai ketua umum PBNU periode mendatang adalah KH Hasyim Muzadi, Prof. Cecep Syarifuddin, KH Manarul Hidayat, Masdar F. Masāudi dan H. Salahuddin Wahid.(an/mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
2
Qadha Puasa Ramadhan di Hari Tarwiyah dan Arafah, Tetap Dapat Pahala Puasa Sunnah?
3
Lafal Niat Puasa Tarwiyah Malam Ini dan Keutamaan Melaksanakannya
4
Sumatra Blackout: Dari Aceh hingga Lampung, Aktivitas Warga Lumpuh
5
NU Care LAZISNU Perkuat Program Ekonomi UMKM di Pringsewu Lampung
6
Alih Fungsi Lahan hingga Konflik Agraria Membayangi 10 Tahun Perjanjian Paris di Pulau Jawa
Terkini
Lihat Semua