Gus Sholah Menolak Intervensi terhadap NU
NU Online · Rabu, 12 Agustus 2009 | 12:00 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Sholahuddin Wahid (Gus Sholah) berharap agar Nahdlatul Ulama (NU) terus menjadi kekuatan sipil yang dapat melakukan kontrol terhadap pemerintah. Karenanya Gus Sholah akan menolak segala bentuk intervensi terhadap kelanjutan organisasi NU.
Menurut Gus Sholah, jika independensi para pengurus NU telah pudar, maka kredibilitas NU juga akan hancur. Padahal Kredibilitas inilah yang harus dipertahankan oleh NU sampai kapan pun. Salah satu hal yang ditengarainya dapat menghancurkan independensi para pengurusnya adalah 'uang sogok'.<>
Cucu pendiri NU ini menengarai adanya indikasi 'uang sogok' yang akan diedarkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendukung salah satu tokoh sebagai calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar NU ke-32 pada Januari mendatang.
"Hanya saja, saya juga belum berani memastikan kebenaran kabar tersebut. Yang pasti, jika memang itu benar maka kita harus menolak," tegas Gus Sholah sebagaimana dilansir situs beritajatim.com, Rabu (12/8)
Lebih lanjut Gus Sholah berharap, seluruh kader NU harus siap maju sebagai kandidat jika mendapat dukungan dari cabang-cabang. Termasuk dirinya juga siap maju jika memang memenuhi dukungan yang disyaratkan kelak di Makassar.
"Jika memang dukungan itu mencapai 90 cabang, maka secara otomatis saya siap maju dalam miktamar tahun depan," tandasnya. (min)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua