Gus Sholah: Siapa pun Harus Siap Jika Dicalonkan
NU Online · Rabu, 2 September 2009 | 10:06 WIB
Kabar pencalonan KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) oleh beberapa cabang NU (PCNU) sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut meramaikan suasana menjelang pelaksanaan Muktamar ke-32 NU, Januari 2010 mendatang di Makassar.
Senin (31/8) kemarin kontributor NU Online Wahhib Putra Pamungkas berkesempatan menemui Pengasuh Pesantren Tebuireng tersebut di kediamannya.<>
“Saya tidak bisa menjawab. Itu kan yang berhak mencalonkan cabang (PCNU) tapi siapa pun kalau memang dicalonkan ya harus siap,” begitu tanggapan awal adik kandung Gus Dur ini.
Dalam kesempatan itu Gus Sholah menyatakan, NU memiliki banyak sekali kader yang pandai dalam berbagai bidang kemampuan, hanya saja selama ini potensi itu belum tergarap secara maksimal.
Menurutnya, jika pengelolaan organisasi ini bisa dijalankan dengan baik, NU bisa memperbaiki bidang amal usaha dan lebih penting lagi bisa mengurangi ketertarikan orang pada politik yang selama ini menjadi primadona.
Merespon wacana yang berkembang seputar kepemimpinan NU ke depan, terutama terkait kepemimpinan anak muda, Gus Sholah menganggap wacana itu sangat bagus dalam rangka regenerasi di tubuh NU. “Kalau memang ada itu bagus-bagus saja,” katanya.
Hanya saja hingga saat ini dirinya belum pernah mendengar ada cabang yang menindaklanjuti kepemimpinan muda itu. Gus Sholah juga tidak sependapat jika usia muda dijadikan ukuran. “Muda itu kaitannya dengan kesehatan. Kalau usianya 60 sehat terus ada yang usianya 50 ngga sehat gimana?” katanya.
Gus Sholah mencontohkan, banyak presiden berhasil menjalankan kebijakannya justru dalam usia yang sudah tua sambil menyebut nama-nama seperti Kim Dae Jung (mantan Pemimpin Korea Selatan) dan Ronald Reagan (mantan Presiden AS) yang saat itu menjabat dalam kisaran usia 70-an. (nam)
Terpopuler
1
Keluar Mani yang Tidak dan Membatalkan Puasa
2
Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang
3
Khutbah Jumat: Ramadhan, Melatih Sabar, Memperkuat Syukur
4
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
5
Kultum Ramadhan: Keutamaan Tarawih dan Witir
6
Khutbah Jumat: 4 Cara Menghidupkan Malam Ramadhan dengan Ibadah
Terkini
Lihat Semua