Terkait maraknya berbagai penjaringan caloN presiden dan wakilnya (capres/Cawapres) yang dilakukan partai-partai politik akhir-akhir ini, Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi mengharapkan agar partai-partai tidak menafikan kualitas kepemimpinan tokoh-tokoh yang mereka jaring.
"Partai-partai harus mengedepankan kualitas kepemimpinan capres atau cawapres, bukan sekedar menawarkan kendaraan politik kepada mereka yang ingin menjadi presiden saja," katanya seusai membuka Musyawarah Kerja dan manakib Kubro IV Jamiyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) Idaroh Wustho Jawa Timur, di RS Nahdlatul Ulama Tuban, Sabtu (25/10).<>
Hasyim juga mengharapkan, para capres dan cawapres yang nantinya dapat maju dalam pencalonan memiliki kualitas yang mampu mengangkat rakyat Indonesia dari keterpurukan. selain itu, mereka juga harus serius menangani pemerintahannya dengan sepenuh kemampuan, bukan sekedar memanipulasi laporan kebijakan agar nampak sukses memimpin dengan stabil.
Menurut Kyai Hasyim -sapaan akrabnya, dibutuhkan strategi yang handal dalam berbagai level pemerintahan dan masyarakat jika bangsa Indonesia ingin keluar dari keterpurukannya selama ini.
Lebih lanjut, Kyai Hasyim menilai belum ada upaya-upaya serius yang dilakukan oleh calon-calon pemimpin bangsa dalam memperbaiki kondisi masyarakat.
"Saya tidak melihat adanya usaha-usaha yang serius untuk memperbaiki kondisi bangsa ini, mereka hanya ingin menarik simpati rakyat semata untuk mendongkrak popularitas dan mendukung pencalonan mereka saja, tandasnya. (min)
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
3
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
4
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
5
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
6
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
Terkini
Lihat Semua