Munculnya sejumlah kader NU yang akan meramaikan pemilihan gubernur Jawa Timur pada 23 Juli mendatang membuat Ketua umum PBNU, KH Hasyim Muzadi bersikap tegas. Menurutnya, NU akan tetap dalam posisinya mempertahankan Khittah 1926.
“Artinya, warga NU harus netral menyikapi,” kata Hasyim saat melantik pengurus PC NU Lumajang di Gedung Dr. Sudjono Lumajang pekan lalu<>.
Secara organisatoris, kata pengasuh pondok pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur ini, NU harus tetap netral dalam menentukan aspirasi politiknya.
Dia juga menegaskan, NU tidak boleh diseret ke dunia politik untuk kepentingan Pilkada, termasuk oleh para kader NU yang bakal maju dalam Pilkada nanti. Sebaliknya, pihaknya mengimbau agar kaum nahdliyin berhati-hati dan tidak mudah terprovokasi. ”Selama pilkada warga NU harus lebih hati-hati.”
Sementara itu, ketua PCNU Lumajang, Fanandi, PCNU Lumajang akan tetap netral dalam percaturan politik menjelang pilkada gabungan nanti. ”NU tetap kembali ke Khitthah 1926.” (dtm/dar)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
4
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
5
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
6
‘Gak Srawung Gak Ditulung’: Etika Bertetangga di Zaman Serba Sibuk
Terkini
Lihat Semua