Hasyim: SBY Tak Perlu Kemukakan Temuan Intelijen
NU Online · Senin, 7 Desember 2009 | 05:06 WIB
Sinyalemen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal adanya pihak-pihak yang ingin menjatuhkannya dalam peringatan hari anti korupsi sedunia 9 Desember mendapat respons dari sejumlah kalangan, termasuk dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi.
Hasyim meminta SBY tidak perlu mencemaskan hal itu. Dia juga meminta mantan Kepala Staf Teritorial TNI itu tidak terlalu sering mengemukakan temuan intelijen di hadapan publik.<>
"Saya sendiri akan mendukung demo 9 Desember, sebab tokoh lintas agama menilai masalah korupsi merupakan penyakit bangsa yang harus diberantas," katanya di Jakarta, Senin (7/12).
Meski demikian, dirinya memberi konfirmasi tidak akan turun langsung ke lapangan karena pada hari itu dirinya akan berangkat ke Manado untuk memenuhi undangan Munas PMII.
Sebelumnya dalam beberapa pernyataannya SBY mengungkapkan temuan intelijen tentang adanya pihak-pihak yang akan menunggangi peringatan hari anti korupsi 9 Desember untuk menjatuhkan dirinya.
SBY juga sempat mengungkapkan hasil temuan intelijen keada publik bahwa ada sekelompok teroris yang menjadikan gambar dirinya sebagai sasaran latihan tembak. (nam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua