Rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit untuk penentuan awal Dzulhijjah 1431 H yang dilakukan pada Sabtu (6/11) kemarin atau bertepatan dengan 29 Dzulqoādah di beberapa titik strategis di Indonesia belum berhasil melihat hilal.
Informasi yang diterima NU Online dari Lajnah Falakiyah PBNU, tim rukyatul hilal di beberapa titik rukyat melaporkan bahwa kondisi langit dalam keadaan mendung sehinggal hilal tidak bisa diamati. Sementara di beberapa titik lainnya seperti Pelabuhan Ratu dilaporkan cerah namun juga tidak berhasil melihat hilal.<>
Berdasarkan data hisab Lajnah Falakiyah, untuk markaz Jakarta, posisi hilal pada 29 Dzulqoādah saat dilakukan pengamatan kemarin memang masih berada pada ketinggian 1 derajat 20 menit atau masih berada di bawah batas imkanurrukyat atau visibilitas pengamatan.
Meski rukyatul hilal telah dilaporkan tidak berhasil, namun penetapan awal Dzulhijjah 1431 H baru dilakukan pada Senin (8/11) besok dalam Sidang Itsbat bersama Kementerian Agama di Jakarta.
Sementara itu diwartakan, Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazalie Masroeri sudah beberapa hari ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta dan kemungkinan tidak bisa menghadiri sidang itsbat.
āBapak sudah agak lebih baik dibanding hari kemarin. Kami mohon doanya semoga cepat sembuh,ā kata salah seorang putranya dihubungi NU Online. (nam)
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Pleno PP Fatayat NU Tetapkan Dewi Winarti sebagai Plt Ketua Umum
3
Orang NU Gila Itu Dokter Fahmi D. Saifuddin
4
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
Terkini
Lihat Semua