IAIN Sunan Ampel dan UIN Makassar Dapat Jatah ke Kanada
NU Online · Ahad, 18 Oktober 2009 | 19:32 WIB
Dosen dan mahasiswa IAIN Sunan Ampel (SA) mulai tahun depan secara bergilir akan menimba ilmu ke Kanada. Hal ini menyusul kerja sama yang sudah ditandatangani antara Depag RI dengan Dubes Kanada untuk program Supporting Islamic Leadership (SILE). SA bersama UIN Makassar menjadi institusi yang ditunjuk kali ini.
"Program peningkatan kualitas ini di antaranya juga untuk mengembangkan pemahaman terkait demokrasi, good goverment, HAM, gender, hingga civil right," kata Rektor IAIN Sunan Ampel, Nur Syam, Ahad (18/10).<>
Pelatihan ini akan dilaksanakan di luar negeri, terutama di Kanada. "Jadi nanti kita akan berangkatkan dosen maupun mahasiswa secara bergilir," imbuh Nur Syam.
Program ini akan dilaksanakan tahun depan hingga 2017. Untuk SA dan UIN Makassar, kata Nur Syam, pemerintah Kanada mengucurkan dana sekira Rp130 miliar. Setiap gelombang yang diberangkatkan akan menempuh masa studi sekira sebulan. "Soal berapa orang yang diberangkatkan kita belum tahu," ujarnya.
Namun untuk dosen yang diutamakan dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam. "Nanti kita pilih dosen-dosen yang menguasa bahasa Inggris," ucapnya. Sedangkan untuk mahasiswa bisa berasal dari program studi apa saja.
Program serupa juga pernah dilaksanakan selama tiga tahun. "Sebelumnya itu UIN Jakarta dan UIN Yogyakarta," tegas Nursyam. (min)
Terpopuler
1
Hukum Suami Memanggil Istri dengan Sebutan Mamah atau Ummi
2
137 Mahasantri Ma'had Aly Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35 NU
3
Menkeu Suahasil: Keuangan Negara Harus Bisa Jalankan Program Prioritas Pemerintah
4
Presiden Prabowo Tiba di India untuk Hadiri KTT Ke-18 BRICS
5
Prabowo Bicara Ketahanan di BRICS, Rakyat Indonesia Masih Menghirup Asap Karhutla
6
BGN Sebut 240 Ribu Satuan Pendidikan Belum Terima MBG
Terkini
Lihat Semua