Indonesia Bicarakan Islam dengan Non-Timur Tengah
NU Online · Selasa, 30 November 2010 | 01:19 WIB
Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, Pemerintah Indonesia menjalin hubungan kerjasama soal Islam dengan negara-negara non Timur Tengah.
"Karena Islam di Indonesia jadi daya tarik bagi masyarakat muslim dunia, terutama negara-negara non-Timur Tengah seperti Rusia, Vietnam Cina, Myamnar, Thailand. Mereka ingin belajar Islam di Indonesia karena mereka menilai Islam di Indonesia sangat moderat," kata Suryadharma Ali, Senin.<>
Kementerian Agama, tambahnya, mencoba menjalin komunikasi dengan masyarakat muslim di berbagai belahan dunia seperti di bidang haji, pendidikan, dakwah dan teorisme.
"Kerjasama yang sudah terealisir adalah di bidang haji dengan Rusia. Kementerian Agama sudah mengajarkan soal haji bagi pimpinan-pimpinan agama Islam di 40 kota besar yang ada di Rusia," kata Suryadharma.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan itu menambahkan, untuk memperdalam soal Islam, pihaknya memberikan beasiswa kepada mahasiswa Rusia.
"Kementerian Agama juga telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa Islam Rusia sebanyak 10 orang untuk belajar Islam di Indonesia," kata Suryadharma.
Di bidang terorisme, Kementerian Agama juga akan menjelaskan bahwa hanya kurang dari 0,1 persen warga muslim Indonesia yang menganut paham radikalisme. (ant/mad)
Terpopuler
1
Kiai Zulfa: Yang Sudah Jadi Pejabat dan Menteri Tak Perlu Dipaksa Mimpin NU
2
Khutbah Jumat: Hikmah Mengingat Kematian dalam Islam
3
Khutbah Jumat: Keluarga sebagai Madrasah Pertama
4
Gus Yahya Masuk Delegasi Indonesia untuk Beri Penghormatan kepada Sayyid Ali Khamenei
5
18 Tahun Bertahan di Tengah Tambang, Warga Kalimantan Selatan Tuntut Keadilan Lingkungan
6
Kalkulator Waris NU Online: Hitung Hak Ahli Waris dalam Sekejap
Terkini
Lihat Semua