Ketua Terpilih Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ahmad Syauqi meminta Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak terlena terhadap persoalan pendidikan, tidak melulu pada pendidikan formal saja tapi juga pendidikan non formal dan informal.
Keberadaan pelajar NU yang mayoritas berada di lingkungan pesantren juga perlu mendapatkan sentuhan yang selaras dan sepadan, dan tidak dipandang sebelah mata. “Anggaran Pendidikan yang 20 persen dari APBN harus ada perimbangan antara pendidikan umum dan pesantren,” ujar Syauqi saat dihubungi NU Online melalui telephon selulernya di Surabaya, Kamis (9/7).<>
“Terpilihnya kembali SBY, kami pandang sebagai supporting system pelbagai program pendidikan di kalangan pelajar NU sebagaimana janji-janji SBY di ranah pendidikan,” kata Syauqi.
Sebagai organisasi pelajar NU, lanjut Syauqi, tetap menjaga kredibilitasnya sebagai organisasi kader. Dalam garis perjuangannya, IPNU tetap berkhidmat pada trilogy organisasinya yakni belajar, berjuang dan bertakwa. “Siapapun Presidennya, Pelajar NU tetap belajar, berjuang dan bertakwa guna mempersiapkan kader masa depan bangsa,” lanjutnya.
Syauqi optimis, kemenangan SBY-Budiono justru bisa sebagai pintu masuk redistribusi kader-kader pelajar NU di arus kekuasaan. Karena selama ini Pelajar NU telah terpinggirkan, utamanya dalam pelbagai kebijakan pendidikan. “Kami yakin, Alumni IPNU mampu masuk dalam arus kekuasaan pemerintahan SBY Budiono,” tandas Syauqi.
Meskipun secara resmi SBY dinyatakan menang oleh KPU, Syauqi atas nama pelajar NU mengucapkan selamat atas kemenangan SBY-Budiono, dan terima kasih atas perjuangan Megawati-Prabowo serta JK-Win dalam mewarnai kehidupan berdemokrasi di Bumi Pertiwi Indonesia. “Kami ucapkan selamat, semoga pemerintahan mendatang selalu berpihak pada pendidikan, terkhusus pada Pelajar NU,” ucapnya. (was)
Terpopuler
1
PBNU Finalisasi SK Kepengurusan Peserta Muktamar Ke-35 dan Road Map NU 25 Tahun
2
Tim PBNU Tinjau Tiga Pesantren di Cirebon sebagai Calon Lokasi Muktamar Ke-35 NU
3
Hukum Lomba Mancing Berbayar di Kolam
4
Prediksi Cuaca 3-9 Juli 2026:Kemarau Berlanjut, Hujan Masih Mengiringi Sebagian Wilayah Indonesia
5
Lokasi Muktamar NU dari Masa ke Masa (Bagian Pertama-Masa Kolonial)
6
Suluk Kajen Diresmikan, Siap Jadi Pusat Riset Manuskrip dan Pemikiran Syekh Ahmad Mutamakkin
Terkini
Lihat Semua