IPNU: Pembatasan Pornografi jangan Dikaitkan Kebebasan Pers
NU Online · Selasa, 8 April 2008 | 08:46 WIB
Ketua Umum PP IPNU Idy Muzayyad meminta agar pemblokiran situs-situs porno sesuai dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tidak dikaitkan dengan kebebasan pers dengan asumsi kebebasan untuk segalanya.
“Yang diblokir kan yang sudah jelas-jelas membawa kemudharatan, bukan yang membawa manfaat dan ini berfungsi untuk menyelamatkan anak bangsa,” katanya kepada NU Online, Selasa (8/4).<>
Karena itu, keberadaan UU yang mengatur informasi apa saja yang layak untuk dikonsumsi ini harus dilihat dengan kerangka kepentingan jangka panjang dengan memberikan filter kepada para generasi muda.
Alumni Pasca Sarjana Komunikasi UI ini menambahkan bahwa sebagian kelompok di Indonesia memang terdapat kecenderungan mengembangkan konsep komunikasi liberal dengan membebaskan segalanya.
“Karena itu, perlu tindakan afirmasi sebagai bentuk perlawanan terhadap ideologi liberal tersebut,” tandasnya. (mkf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
2
Khutbah Jumat: Sibuk Bekerja, Jangan Sampai Kehilangan Waktu dengan Keluarga
3
Khutbah Jumat: Hidup Serba Cepat, Ibadah Jangan Ikut Tergesa-gesa
4
Kemenag Buka Program Persiapan Studi ke Luar Negeri, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
5
Khutbah Jumat: Jangan Biarkan Rakyat Berjuang Sendiri Saat Bencana
6
Prabowo Bicara soal Reshuffle Kabinet, Sebut Evaluasi Dilakukan Terus-Menerus
Terkini
Lihat Semua