Zarand-Iran, NU Online
Gempa bumi yang sangat kuat menghantam Iran tenggara Selasa, sehingga menewaskan 400 orang, melukai ratusan orang yang lain dan mengubah desa-desa gunung terpencil menjadi puing, kata pejabat. Getaran, dengan kekuatan 6,4, yang berpusat di kota Zarand, sekitar 700 Km tenggara Teheran dan menghidupkan kembali ingatan menyakitkan tentang gempa yang menghancurkan baru 14 bulan lalu di kota Bam benteng padang pasir yang berdekatan yang menewaskan 31.000 orang.
Warga desa yang putus asa dan menangis membawakan mayat yang terperangkap dalam selimut berdarah dan seprai tempat tidur, serta menggali dengan tangan kosong mereka melalui puing untuk mencari teman dan keluarga. Terhambat oleh hujan deras, tim bantuan bertarung untuk mencapai desa-desa terpencil di sisi gunung yang diselimuti salju dan memberikan perlindungan pada ribuan orang yang terlantar. "Beberapa tempat masih tak dapat dimasuki," kata gubernur provinsi Kerman Ali Karimi pada televisi pemerintah. "Prioritas kami adalah untuk memberikan orang yang terkena tenda dan pemanas serta perlindungan secepat mungkin."Karimi menyebutkan jumlah korban tewas resmi 289 orang tapi jumlah itu akan bertambah.
<>Massoud Ghandipasha, kepala bagian kesehatan forensik provinsi Kerman seperti dikutip Reuters, mengatakan 384 izin penguburan telah dikeluarkan dan 18 mayat yang lain belum diidentifikasi. Pejabat setempat lainnya mengatakan hampir 400 orang tewas. "Gempa itu benar-benar menghancurkan, hampir tidak ada yang tersisa dari bangunan yang ada," Kari Egge, wakil UNICEF di Iran, mengatakan melalui telpon dari desa Douhan. Egge mengatakan, diperkirakan sedikitnya 200 orang tewas di Douhan saja, "Masih ada orang yang tak ada penjelasannya, itu pasti," katanya.(Atr/reuters/cih)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
2
Kepada Pengurus NU, KH Nurul Huda Djazuli: Tetap Ikhlas demi Menghidupkan NU
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua