Isak Tangis Warnai Khitanan Masal
NU Online · Sabtu, 18 Februari 2012 | 06:11 WIB
Lamongan, NU Online
Isak tangis mewarnai khitanan masal yang diselenggarakan dalam rangka Kongres I Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) di Universitas Darul Ulum Lamongan. Mereka yang rata-rata masih duduk di bangku Sekolah Dasar itu merasa ketakutan sehingga membuat repot para tenaga medis dan juga orang tua mereka.
“Meneng ya nak, ojo nangis,” bujuk seorang ayah yang mendapampingi putranya. Sembari membujuk, orang tua itu berjanji akan membelikan sepeda, kalau sudah sembuh.
<>
Koordinator Panitia Khitanan Masal Moh Masruri menjelaskan, dari target peserta 1000 orang, hanya datang 546 orang saja. “Ada berbagai faktor mengapa mereka tidak bisa datang, antara lain karena ketakutan dan belum siap dikhitan,” terangnya.
Peserta khitanan, selain mendapatkan pengobatan gratis hingga sembuh, juga mendapatkan uang saku, baju koko dan sarung.
Khitanan ditangani oleh 85 Tenaga Medis terdiri dari Dinas Kesehatan Tuban dan Lamongan, STIKES NU Tuban dan RSU Dr Sutomo Surabaya. “Mereka terdiri dari dokter dan tenaga medis lainnya,” tuturnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Wasdiun
Terpopuler
1
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Banjir di Aceh Utara, Ansor Desak Pemerintah Tingkatkan Kesiapsiagaan
6
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
Terkini
Lihat Semua