Islam Dorong Pengembangan Ilmu Pengetahuan
NU Online · Senin, 14 Juni 2010 | 06:31 WIB
Agama Islam mendorong umat manusia untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Selanjutnya ilmu pengetahuan ini akan dapat meningkatkan ketaqwaan kepada Sang Pencipta.
Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazalie Masroeri mengatakan, berdasarkan pandangan NU, ilmu pengetahuan berfungsi sebagai penyempurna dalam memahami,menghayati dan mengamalkan nash Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad SAW.<>
Hal ini disampaikannya kepada NU Online di Jakarta, Senin (14/6) terkait persoalan arah kiblat yang kini menjadi polemik di kalangan sebagian tokoh Islam. Menurutnya, pengukuran arah kiblat ini merupakan upaya untuk menyempurnakan ibadah shalat.
Kiai Ghazalie tidak sependepat dengan pendapat tokoh Islam yang menyatakan tidak perlu melakukan pengukuran arah kiblat dan asal menghadap barat saja. Baginya pendapat ini bertentangan dengan prinsip Islam yang mendorong pengembangan ilmu pengetahuan.
”Padahal Nabi telah bersabda (terj.) Tiada agama bagi orang yang tak berakal. Dalam Al-Qur’an surat Az-Zumar ayat 9 juga disebutkan (terj.) Katakanlah: 'Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' Sesungguhnya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran," demikian disampaikan Kiai Ghazalie.
Dikatakannya pandangan bahwa pengukuran arah kiblat membuat bingung dan mempersulit umat Islam sangat tidak beralasan. Menurutnya, perkembangan peralatan modern dan banyaknya para ahli falak sangat membantu dalam melakukan pengukuran ini.
Ditambahkan, ada juga cara pengukuran yang sederhana dan bisa dilakukan oleh semua orang, yakni dengan cara menunggu saat-saat terjadi roshdul qiblat, dimana saat itu matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga semua benda yang berdiri tegak bayangannya akan menghadap ke arah kiblat. (nam)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua