Istighosah di Makam Nabi untuk Korban Merapi
NU Online · Kamis, 28 Oktober 2010 | 12:38 WIB
Rasa empati terhadap musibah yang menimpa warga di lereng Gunung Merapi terus mengalir dari Tanah Suci. Tak hanya doa, sejumlah jamaah juga ada yang menggelar istigosah di dekat makam Nabi di Masjid Nabawi.
Setelah pagi tadi jamaah asal kloter 44 embarkasi Solo yang menggelar doa bersama di raudoh, nanti malam giliran jamaah haji asal Rembang, Jawa Tengah yang tergabung di dalam kloter 36 Solo menggelar istigosah di belakang makam Nabi.
/>
Ketua Kloter 36 embarkasi Solo, H A Amin mengatakan jamaah yang dipimpinnya nanti malam ba'da Isya akan melakukan dzikir bersama. "Nanti mungkin sekalian mendoakan saudara kita yang sedang tertimpa musibah," kata Amin saat ditemui di Hotel Burj Atir, Madinah, Kamis (28/10).
Selain menggelar istighosah, Amin juga meminta kepada rombongannya untuk selalu mendoakan korban musibah Merapi usai melaksanakan salat fardhu di Masjid Nabawi.
"Saya berharap semua kawan-kawan untuk mendoakan usai salat fardhu atas musibah yang memperihatinkan di negara kita," ujarnya.
Amin mengatasnamakan rombongan jamaah haji asal Rembang berharap agar kondisi para korban agar bisa kembali pulih setelah musibah dahsyat menimpa. Tak hanya doa, kata Amin, ada kemungkinan para jamaah mengumpulkan dana sumbangan kepada para korban Merapi yang akan diserahkan ketika berada di Tanah Suci. "
Tapi itu masih perlu disepakati lagi dengan jamaah," paparnya.
Sebelumnya jamaah asal kloter 44 embarkasi Solo yang berasal dari Kota Yogyakarta menggelar acara doa bersama di raudoh, pagi sekira pukul 07.00 waktu setempat. Para jamaah berharap agar musibah yang menimpa negeri ini bisa segera terlewati. (min/Laporan langsung Syaifullah Amin dari Arab Saudi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
2
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
6
Penjelasan Kiai Afifuddin Muhajir Soal Hadis Rukyatul Hilal dari Perspektif Ilmu Nahwu
Terkini
Lihat Semua