Istri Tokoh NU Hadiri Deklarasi Khofifah-Mudjiono
NU Online · Selasa, 22 April 2008 | 13:13 WIB
Istri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Muthmainnah Hasyim Muzadi menghadiri pendeklarasian pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Brigjen (Purn) Mudjiono, di Jatim Expo, Surabaya, Selasa (22/4).
Selain itu, tampak pula pada acara itu, istri Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim, Faridah Solahuddin Wahid (Gus Sholah).<>
"Secara pribadi, Pak Hasyim mendukung Bu Khofifah. Tapi, secara organisatoris tidak, karena NU secara insitusi harus netral," kata Muthmainnah Hasyim ketika dikonfirmasi tentang kehadirannya dalam deklarasi yang dihadiri ribuan massa perempuan itu.
Dalam deklarasi, pasangan yang dikenal dengan sebutan "Kaji" (Khofifah-Mudjiono) itu, hadir juga sejumlah petinggi PBNU, di antaranya Masyhuri Naim (Wakil Katib Syuriyah), Endang Turmudzi (Sekretaris Jenderal), Asmah Syahruni (tokoh PP Muslimat NU), dan lain-lain.
Deklarasi yang dimarakkan penampilan penyanyi Ebiet G. Ade dan pembacaan puisi artis Neno Warisman itu juga dihadiri sejumlah ulama, tokoh perempuan, dan artis, di antaranya KH Noer Iskandar SQ (Jakarta), KH Fawaid As`ad (Situbondo), Hj Maemun Zuber, Emmilia Contessa, dan Marissa Haque.
Pimpinan parpol pendukung pasangan âKajiâ juga terlihat di barisan kursi terdepan, di antaranya Suryadharma Ali (Ketua Umum DPP PPP), Erros Djarot (Ketua Umum DPP PNBK), Muchtar Pakpahan (Ketua Umum DPP PBSD), Bursah Zarnubi (Ketua Umum DPP PBR), Rosmani Hasan (Ketua Umum DPP Partai Merdeka), Bambang Suroso (Pelopor), Yosef (PDS), dan sebagainya.
Tampak pula Imam Nahrawi (Ketua DPW PKB Jatim), Rizal Ramli (Inisiator Koalisi Indonesia Bangkit), dan para pimpinan Iramasuka (Irian Jaya, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan) Jatim.
"Saya hadir secara pribadi, tapi soal dukungan akan segera kami bahas dalam rapat DPW PKB Jatim dalam waktu dekat," kata Imam Nahrawi yang juga anggota FKB DPR RI itu.
Di hadapan ribuan massa yang memadati "Jatim Expo" yang berkapasitas 5 ribu orang itu, Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU menyatakan non-aktif dari Muslimat NU terkait pencalonan dirinya sebagai Cagub Jatim.
"Saya akan berkosentrasi pada dua prioritas program untuk jangka panjang, yakni pengentasan kemiskinan dan pembukaan lapangan kerja, sehingga âkueâ pembangunan di Jatim tidak hanya dimakan pejabat, tapi rakyat juga akan ikut menikmati," kata mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu. (eko)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua