Madinah, NU Online
Jumlah jamaah haji Indonesia yang wafat per Rabu (16/11) pukul 18.00 WAS mencapai 314 orang. Pasca puncak haji di Arafah, Muzdalifah, Mina (Armina), infeksi pernafasan menjadi kasus yang menonjol sebagai penyebab kematian.<>
Siskohat Kesehatan menulis jamaah yang meninggal di Madinah hari ini adalah Sri Romelah Syamsuri, warga Kodya Jakarta Timur. Perempuan 66 tahun kategori risiko tinggi (risti) ini meninggal akibat gangguan pernafasan di pemondokan.
Sedangkan 10 jamaah meninggal di Makkah hari ini, karena gangguan pernafasan dan jantung. Ke-10 jamaah itu adalah Dakrim, Muh Rapi, Hadi Sunanto, Hodin, Marsiah, Muhammad Nur,St Adenah, Suhendi, Tasripin, dan Warsobun.
Kasi Kesehatan Kantor Misi Haji Indonesia di Madinah, dr Subagyo, menuturkan, pada kedatangan jamaah di Madinah fase I, sakit yang diderita jamaah mayoritas merupakan penyakit bawaan dari Tanah Air. Sedangkan pada fase II, merupakan penyakit baru akibat kegiatan ibadah haji di Makkah dan Armina, yang bercampur dengan jutaan jamaah asing. Infeksi pernafasan menjadi kasus yang dominan.
Untuk itu, dr Subagyo menyarankan agar jamaah haji sembari menunggu kepulangan ke Tanah Air, untuk rajin memakai masker yang dibasahi dan rajin minum air.Â
Â
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
3
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
4
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
5
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
6
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
Terkini
Lihat Semua