Jelang Olimpiade, China Buka 2000 Restoran Berlabel 'Halal'
NU Online · Sabtu, 26 Juli 2008 | 20:51 WIB
Untuk memaksimalkan jalannya Olimpiade yang akan digelar bulan depan di negerinya, China membuka restoran dan kafe berlabel "Halal". langkah ini diambil guna memberikan pelayanan yang nyaman bagi para tamu dan peserta dari negara-negara Muslim.
"Kami telah menganggarkan uang belanja sebanyak 4,7 juta dollar untuk membangun sekitar 2000 rumah makan dan kafe berlabel 'Halal' di sekitar arena olimpiade," demikian ungkap Wo Xing, wakil walikota Peking, sebagaimana dikutip kantor berita China Xinhua edisi bahasa Arab (25/7).<>
Dalam perhelatan olah raga sedunia tersebut, diperkirakan lebih dari 10.000 atlet dan tamu dari negara-negara Muslim akan datang ke China. Terkait dibukanya 2000 restoran dan kafe "Halal" itu, panitia Olimpiade China melakukan kerjasama intensif dengan komunitas Muslim China.
"Kami telah berkomunikasi dengan dewan Syari'ah Muslim Peking untuk dapat
bekerjasama menyukseskan program ini, utamanya penyembelihan hewan,
pendistribusian daging, hingga cara memasak dan menyajikan."
"Kami berharap, umat Muslim yang mengunjungi Olimpiade di negeri kami ini dapat dengan mudah menemukan restoran dan kafe yang nyaman dan halal bagi mereka."
Selain membuka restoran dan kafe "halal", pemerintah China juga melatih dan memberikan pembekalan kepada pihak keamanan olimpiade, agar dapat berinteraksi dengan baik dengan sesama umat beragama, dengan tidak menyinggung identitas dan perasaan mereka.
Saat ini, di China terdapat sekitar 60 juta jiwa penduduk Muslim, dari total jumlah penduduk sebanyak 300 juta jiwa. (xjn/iol/atj)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua